Sabtu, 21 Juni 2008

KATA KATA MUTIARA

Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak dapat ditembus oleh jarum

Lidah itu bagaikan seekor binatang buas bila dilepas pasti menerkam

Bila seseorang berbicara berhati-hatilah untuk mengucapkan sesuatu karena bila terlepas untuk mengucapkan sesuatu dapat menyakiti seseorang bila ia tidak terkontrol

Perbuatan baik mencegah ucapan yang tidak baik
Nilai amal ditentukan oleh akhirnya
Manusia dinilai dari dua anggotanya yang kecil; hati dan lidahnya
Orang yang berilmu itu mulia walaupun masih muda
Orang bodoh itu hina walaupun sudah tua
Ilmu itu masuk kedalam hati orang yang perutnya tidak Kekenyangan dan tidak pula kelaparan

Kesungguhan adalah barang dagangan yang menguntungkan
Apabila kita mengerjakan suatu pekerjaan dengan penuh kesungguhan tentu akan mendapatkan hasil yang maksimal dan pasti menguntungkan bagi orang yang bersungguh-sungguh

Ahlak adalah gambaran hati dan akal

Penyabar itu dikendalikan oleh si tolol
Orang yang bodoh menganggap kesabaran seseorang itu sebagai kekalahannya, oleh karena itu ia berlaku tidak pantas terhadapnya dan tidak sopan. Yang artinya sesorang yang bertindak sembarangan dan seenaknya terhadap orang yang penyabar ia pasti orang yang pendek akalnya dalam berpikir.

Barang siapa yang berkhianat akan hina
Jika ingin menjadi orang yang mulia hargailah diri sendiri jangan mengkhianati orang lain

Barang siapa yang tidak menjadi srigala akan dimakan oleh srigala dan diseret musang
Bangsa (kaum) yang sangat lemah yang tidak pernah menampakkan giginya sebagai kekuatan, yang akhirnya akan diterkam dan diolok oleh bangsa (kaum) lain. Untuk tidak menjadi mangsaan dan olokan, kita harus menyusun kekuatan untuk menghadapi serangan dari pihak lain

Bersatu adalah pangkal keberhasilan
Kekuatan untuk menjadi kompak dibutuhkan adanya kesatuan sehingga kekuatan akan menjadi keberhasilan contoh sapu lidi.

Budi pekerti seseorang itu lebih baik dari pada emasnya
Bencana ilmu itu lupa
Awal orang marah itu gila dan akhirnya penyesalan
Perhatikanlah apa yang diucapkan dan janganlah memperhatikan siapa yang mengucapkan
Lihatlah yang berhasil dan janganlah kamu mencontoh yang gagal

Tidak ada komentar: