Sebelum anda bisa menjual produk anda pada orang lain, anda harus 100 persen menyakinkan diri anda akan produk itu. Jika tidak, anda tidak bisa menjual dengan penuh kepastian dan betapapun anda menipunya, orang masih akan bisa melihat keraguan itu.
Martin Shafiroff, dikenal sebagai salah satu pialang saham eceran terhebat di dunia yang bekerja untuk perusahaan Shearson Lehman Hutton, sangat yakin pada manfaat memiliki keyakinan. Ia menyatakan: "Semua pebisnis hebat berhasil karena memiliki keyakinan kuat pada apa yang mereka lakukan. Pada dasarnya, orang pertama yang harus anda yakinkan, jika anda ingin berhasil, adalah diri ini sendiri.
Saya percaya hal ini sangat penting. Jika anda yakin pada apa yang anda kerjakan, pihak lain yang mengevaluasi komentar anda akan breaksi seperti itu juga. Karena alasan inilah, saya yakin seorang individu harus mencari, yaitu mempelajari, meninjau, dan menganalisis, seluruh spektrum investasi sampai akhirnya ia bisa mengajukan sebuah produksi dan strategi yang bisa digunakan untuk mengembangkan keyakinan yang kuat tersebut."
Saya percaya hal ini sangat penting. Jika anda yakin pada apa yang anda kerjakan, pihak lain yang mengevaluasi komentar anda akan breaksi seperti itu juga. Karena alasan inilah, saya yakin seorang individu harus mencari, yaitu mempelajari, meninjau, dan menganalisis, seluruh spektrum investasi sampai akhirnya ia bisa mengajukan sebuah produksi dan strategi yang bisa digunakan untuk mengembangkan keyakinan yang kuat tersebut."
Shafiroff merasa bahwa hanya jika anda memiliki kenyakinan kuat ini, baru anda bisa menularkan kepercayaan anda pada orang lain. Ia berpendapat bahwa kenyakinan salesman bisa menjadi sangat kuat sampai-sampai jika itu menjual investasi lewat telepon, investasi itu bisa dirasakan oleh pihak lain yang berada ribuan mil jauhnya! Bukti dari pernyataan itu adalah Shafiroff memiliki lebih banyak klien yang merupakan presiden direktur dan jajaran ketua dari prusahaan yang termasuk 500 daftar perusahaan di majalah fortune jika dibandingkan dengan penjual lainnya, walaupun ia baru bertemu dengan 75 persen dari orang-orang tersebut secara pribadi.
Keyakinan muncul saat salesman begitu percaya pada nilai produk mereka sehingga motivasi tunggal mereka adalah untuk memberikan nilai itu kepada pelanggan. Salesman sejati di dunia lebih tertarik untuk memberikan manfaat bagi pelanggan daripada untuk mendapatkan komisi yang besar. Jika uang adalah kekuatan pendorong utamanya, salesman akan jarang bisa berhasil. Calon pelanggan biasa melihat kilatan uang di mata salesman dan tanda-tanda seperti itu tertera di seluruh wajahnya. Anda harus memikirkan kepentingan terbaik dari pelanggan anda. Kepentingan anda haruslah dinomorduakan. Lupakan uang; uang komisi yang besar akan otomatis keluar jika anda bisa mencari pelanggan.
Saya menjual Chevrolet dan tentunya saya tahu ada banyak mobil yang lebih bagus yang diproduksi. Saya benar-benar sadar bahwa mobil Chevrolet tidak senyaman Mercedes atau BMW. Namun saya benar-benar percaya bahwa Chevrolet memberikan nilai yang bagus untuk uang pelanggan. Saya tahu calon pelanggan manapun yang memiliki anggaran tertentu akan mendapatkan barang yang nilainya sesuai dengan jumlah uangnya. Saya harus menyakini hal ini, kalau tidak saya tidak akan mampu menjual Chevrolet.
Anda harus percaya bahwa produk anda adalah nilai yang terbaik di kelasnya. sebuah cara yang bagus untuk menunjukannya adalah dengan mengeluarkan uang anda dan membelinya. Saya selalu mengendarai Chevrolet, walaupun saya melihat dealer Chevrolet mengendarai Cadillac dan mercedes ke showroom mereka. Tiap kali saya melihatnya, saya menjadi ingin muntah. Tentu, saya bisa membeli rumah atau mobil manapun, tapi dengan melakukan hal itu, pelangga saya akan berpikir: "Harry merasa dia terlalu bagus untuk mendiami mobil yg ia jual." "Harry merasa dia terlalu bagus untuk mendiami rumah yang ia jual." Menurut saya, hal itu adalah satu pesan yang bodoh.
Apapun yang anda jual, anda harus memilikinya juga. Ketika ada seorang agen asuransi jiwa mencoba menawari saya sebuah polis seharga 500.000 dolar, saya menanyai dia berapa banyak uang yang dia keluarkan untuk asuransi jiwanya. "Eee.. nilai asuransi saya 25.000 dolar," katanya dengan suara rendah. Setelah komentar itu, apapun yang akan ia katakan, tidak bisa membuat saya percaya padanya. Tidak peduli apakah ia memiliki produk bagus yang saya butuhkan. Dengan emosional, sa tidak merasa nyaman bersamanya. Beberapa minggu kemudian, saya mengajukan pertanyaan yang sama ke agen asuransi jiwa lain yang secara jujur menjawab, "Saya mempunyai polis satu juta dolar." Ia mengatakannya dengan penuh kenyakinan sehingga saya tahu ia yakin dengan apa yang ia jual pada saya dan saya membeli polis yang cukup besar darinya.
Menunjukan kepercayaan anda pada apa yang anda jual adalah masalah mendasar dan ini bisa diterapkan pada semua produk, tidak hanya real-estate atau otomotif. Bayangkan jika anda masuk ke toko pakaian laki-laki yang bagus dan mendapati petugasnya yang menunggui anda berpakaian denga setelan yang murah. Atau mendapati wanita di balik counter kosmetik yang tidak memakai make-up. Atau seorang wakil dari pusat fitness yang mencoba menawari anda keanggotaan seumur hidup tapi malah bertubuh sedikit kegemukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar